Ramai dibicarakan; apakah Lamine Yamal muslim? Nama nya memang menjadi yang banyak dibicarakan selama pergelaran Piala Dunia 2026. Selain karena usia yang cukup muda dan telah membawa negaranya untuk memenangkan Piala Dunia, banyak juga yang menyoroti agama yang dipeluk oleh Lamine Yamal.
Berbeda dari pemain bola lainnya yang biasanya lebih tertutup terkait keyakinan yang mereka pegang, Lamine Yamal tidak pernah menutupi identitas dirinya. Lantas, apakah Lamine Yamal muslim?
Sebelum kita mengenal lebih jauh, yuk kita pahami dulu profil dan silsilah keluarga nya di bawah ini!
Daftar Isi
Profil Lamine Yamal
Bernama lengkap Lamine Yamal Nasraoui Ebana, lahir pada 13 Juli 2007 di Esplugues de Llobregat, Barcelona, Spanyol. Ia lahir dari pasangan Mounir Nasraoui dan Sheila Ebana. Warisan Islam sendiri datang dari keluarga ayahnya yang berasal dari Larache, Maroko. Sedangkan ibunya berasal dari Bata, Guinea Khatulistiwa.
Kedua orang tua Lamine Yamal merupakan imigran di Spanyol. Mereka memiliki Lamine Yamal di usia belia, ibunya melahirkannya saat usianya masih 16 tahun. Kemudian ia dibesarkan di Catalonia.
Lahir dari dua orang imigran dan tumbuh dalam lingkungan yang memiliki beragam latar belakang budaya menjadikan Lamine Yamal kaya akan budaya. Ia pun pertama kali mengenal bola dari lingkungan tempat ia tumbuh.
Karir bolanya diawali dengan masuk akademi bola La Masia saat ia masih berusia tujuh tahun. Akademi ini dikenal sebagai pencetak para pemain bola hebat, salah satunya adalah Lionel Messi.
Saat usianya menginjak lima belas tahun, Lamine Yamal berhasil debut di tim utama Barcelona dan menjadi salah satu pemain termuda yang pernah debut di tim tersebut. Semenjak itu karir bola nya terus berkembang sangat pesat, sampai akhirnya ia berhasil menjuarai UEFA euro 2024 dan Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Kisah dan Biografi Saad bin Abi Waqqas
Apakah Lamine Yamal Muslim?
Latar Belakang Lamine Yamal
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, warisan Islam di keluarga Lamine Yamal datang dari sang ayah Mounir Nasraoui yang merupakan muslim dari sebuah kota bernama Larache di Maroko. Larache dikenal sebagai sebuah kota pelabuhan yang mayoritas penduduknya memeluk agama Islam.
Selain sang ayah, ibu dari Mounir Nasraoui, Fatimah Nasraoui yakni nenek dari Lamine Yamal turut andil dalam penanaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan Lamine Yamal. Ia bercerita bahwa sejak kecil neneknya mengajarkan banyak doa-doa, dan juga membiasakannya untuk selalu mengawali langkahnya dengan doa. Hal ini pun terbawa hingga sekarang, kita bisa melihat Lamine Yamal seringkali menengadahkan tangannya ke atas menandakan bahwa ia sedang berdoa sebelum memulai pertandingan.
Lahir dan tumbuh di Spanyol, menjadikan Lamine Yamal memiliki latar belakang budaya yang beragam. Meskipun begitu, identitas keislamannya tetap menjadi bagian besar yang melekat dalam kehidupannya.
Identitas Keislaman Lamine Yamal
Sejak kemunculannya, nama Lamine Yamal langsung ramai diperbincangkan terutama karena namanya yang kental sekali dengan nuansa islam. Jadi, ketika ada pertanyaan apakah Lamine Yamal muslim, kita bisa menemukan jawaban di Instagram pribadinya, bahwa ia mengonfirmasi dirinya seorang muslim dengan menuliskan “Saya muslim, Alhamdulillah.”
Tulisan tersebut ia unggah setelah terjadinya diskriminasi agama saat pertandingan persahabatan antara Spanyol dan Mesir. Melalui unggahannya tersebut ia tidak ragu untuk menyuarakan dan mempertahankan nilai-nilai yang ia percayai, dan juga turut mengecam diskriminasi agama yang terjadi di pertandingan tersebut.
Lebih lanjut ia menuliskan, “Kemarin di stadion terdengar nyanyian tersebut. Saya tahu itu ditujukan untuk tim lawan dan bukan serangan pribadi terhadap saya. Namun, sebagai seorang muslim, itu tetap tidak sopan dan tidak dapat ditoleransi,”.
Ketaatannya sebagai seorang muslim juga terlihat dari upaya nya untuk tetap berpuasa pada saat pertandingan Barcelona dan Spanyol di tahun 2025. Bahkan pelatih Spanyol, Luis de la Fuente dan timnya turut mendukung keputusan Yamal untuk berpuasa sampai menyiapkan pengaturan nutrisi bersama ahli gizi.
Banyak penggemar bola dari kalangan muslim mengapresiasi keputusannya ini, Lamine Yamal sendiri mengatakan bahwa ia percaya dengan dirinya percaya kepada agamanya dan merasa sehat untuk berpuasa Ramadhan selama pertandingan.
Salah satu momen Lamine Yamal dan identitas keislamannya yang paling banyak disorot belakangan ini adalah saat momen kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026. Saat peluit kemenangan dibunyikan, banyak rekan-rekannya yang berkonfrontasi dengan para pemain Argentina. Sedangkan Lamine Yamal memilih untuk memisahkan diri dan berlutut sambil berdoa kemudian ia bersujud mengucap syukur atas gelar juara yang berhasil diraih oleh Spanyol.
Bukan hanya sebagai simbol, tapi hal ini juga memperlihatkan hubungan spiritualnya dengan agamanya.
Solidaritas Lamine Yamal kepada Palestina
Pertanyaan tentang apakah Lamine Yamal muslim sudah tidak perlu digaungkan lagi. Pasalnya, sebagai salah satu tokoh dunia yang beragama Islam, Lamine Yamal turut menyuarakan solidaritasnya terhadap Palestina.
Salah satu momen yang banyak menarik perhatian publik yakni ketika Yamal mengibarkan bendera Palestina di atas bus parade kemenangan saat Barcelona melakukan perayaan atas keberhasilan meraih gelar La Liga pada Mei 2026.
Momen tersebut juga ia bagikan di Instagram pribadinya. Unggahannya langsung menyita perhatian, ia mendapat banyak dukungan dan perhatian. Publik juga mengapresiasi atas keberanian dan kepeduliannya terhadap Palestina.
Baca Juga: Khabbab bin Arat, Seseorang yang Khawatir Akan Hartanya
Meskipun ia belum secara terbuka menjelaskan pandangan politiknya tentang kondisi yang terjadi di Palestina, namun tindakannya dengan mengibarkan bendera Palestina dapat dipandang sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang kini tengah menghadapi situasi sulit. Bagi seorang muslim, kepedulian terhadap sesama dan membantu mereka yang membutuhkan merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang sejalan dengan ajaran Islam.
Jika Lamine Yamal saja berani menunjukan solidaritasnya, bagaimana dengan kita? Yuk, klik tombol di bawah untuk membantu saudara-saudara di Palestina!
